Acara mencium replika telapak kaki nabi Muhammad ini berlangsung di Kedah.
Seperti yang dilansir mynewshub (Jumat, 1/7/16), acara "Lantunan Mahabah Rasullullah" yang berlangsung di Kedah mengundang perdebatan publik. Pasalnya acara itu mengajak umat muslim untuk menjalankan kegiatan mencium barang artefak Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan yang diadakan di Aula Dewan Kota Alor Setar ini memang mengundang para umat muslim untuk melihat, mencium dan menjunjung athar peninggalan Nabi Muhammad SAW yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Artefak yang ditunjukkan panitia diantaranya bekas telapak kaki, rambut dan pedang Nabi Muhammad SAW yang diklaim dipinjam dari Masjid Jama New Delhi India. Masyarakat berduyun-duyun mengantri agar bisa mencium replika telapak kaki tersebut.
Tak hanya itu, adapula kegiatan meletakkan rambut Nabi Muhammad SAW di atas kepala pengunjung yang dipercaya akan mendapat kesuksesan seperti yang tertulis dalam poster acara. Kontan kegiatan tersebut menarik perhatian masyarakat.
Banyak dari mereka tak percaya dengan athar yang berada dalam acara tersebut, karena sebelumnya tidak ada konfirmasi dari sejarahwan dan para ulama yang dapat dipercaya. Acara seperti itu seharusnya bisa dihindari.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar