POJOKSULSEL.com, PINRANG – Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muh Nasir mengaku telah mengetahui video kekerasan yang heboh di media sosial, di mana lokasi kejadian video tersebut berlokasi di Kabupaten Pinrang.
Polres Pinrang bahkan langsung mengambil langkah cepat dengan menjemput korban.
"Kita yang menjemput korban untuk melaporkan kejadian itu, karena pasca kejadian korban mengalami trauma dan ketakutan," ujarnya.
Dalam video tersebut, pelaku yang ikut melakukan aksi kekerasan diketahui seorang guru.
Korban dan sejumlah saksi telah dimintai keterangannya oleh penyidik Polres Pinrang.
Rencananya, Senin besok, tiga orang yang diduga pelaku dan terekam jelas dalam video tersebut akan dijemput oleh petugas.
"Belum bisa kami jelaskan kapan dan di mana lokasi kejadian. Yang jelas, korban anak SMP di Pinrang. Kami khawatirkan, para pelaku melarikan diri. Sementara kita proses," ujarnya.
Diberitakan, media sosial Facebook digegerkan dengan kemuculan sebuah video seorang cewek berjilbab yang dianiaya, Minggu (17/4/2016).
Video yang berdurasi sekitar 11 menit tersebut, kali pertama diunggah oleh akun Facebook Sindy Putrye.
Kuat dugaan, lokasi pengambilan video penganiayaan tersebut bertempat di sekitar lokasi SMP Negeri 5, Kelurahan Data, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.
Dalam video itu, nampak seorang perempuan berjilbab dianiaya dengan cara ditampar dan ditendang hingga terjatuh ke tanah.
Bahkan, di bagian akhir, para pelaku yang juga perempuan ini, nyaris menelanjangi korban. Beruntung, hanya baju korban yang dibuka paksa, dan kembali memberikan bajunya untuk dipakai kembali.
(junaedy/pojoksulsel)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar