TRIBUNJABAR.CO.ID -- Di kampung halamannya, Likupang, Minahasa Utara, Brenda dikenal sebagai sopir angkot jurusan Likupang-Tatelu. Banyak yang tidak percaya jika Brenda begitu terkenal di Terminal Likupang sebagai sopir mikrolet.
Untuk membiayai kuliah dan keluarganya, pekerjaan keras yang biasa dilakukan kaum pria, dia kerjakan. Tak hanya sopir angkot, Brenda juga nekat angkat karton-karton berisi air mineral untuk dipasok ke warung-warung.
Baca: Mahasiswi Cantik Ini Rela jadi Kuli Bangunan untuk Biaya Kuliah dan Nafkahi Keluarga
Bahkan Brenda pernah menjadi kuli bangunan, selain berjualan pisang goreng keliling.
Kerasnya perjuangan hidup mahasiswi ini bikin banyak orang kesengsem.
Tak jarang pula orang yang berminat untuk meminang Brenda setelah mengetahui kisahnya.(*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar