TRIBUNJAMBI.COM - Media Asahi Digital Kamis (5/10/2017) memberitakan bahwa Presiden RI Joko Widodo berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuju lokasi perayaan HUT TNI di sekitar Pelabuhan Cilegon.
Kemacetan luar biasa terpaksa membuat Presiden ke luar mobil berjalan kaki.
Baca: Terungkap, Ini Video Amatir Perkelahian Emak-Emak yang Salah Satunya Tewas. Ternyata Korban
"Presiden Jokowi dari Indonesia terjebak dalam kemacetan yang padat dan menuju tempat tersebut dengan berjalan kaki kemarin saat menuju ke tempat parade militer pada Hari Ulang Tahun TNI," tulis Asahi.
Dituliskan bahwa kemacetan lalu lintas terberat di Indonesia adalah yang paling parah di dunia, namun keadaannya tidak normal dimana presiden terlibat.
Kritik diangkat pada kesempatan postur keamanan.
Baca: Mengaku Nabi Adam, Sutrisno Punya 19 Pengikut. Ajarannya Halalkan Hubungan Intim Asal Suka Sama Suka
Baca: Benarkah Duet Prabowo - Gatot Nurmantyo Bisa Kalahkan Jokowi Pada Pilpres 2019? Ini Analisanya
Lokasi tersebut tidak bisa mencapainya tanpa melalui jalan umum yang sempit.
Kendaraan Presiden Jokowi terkena macet sekitar 2 kilometer ke tempat perayaan dan membuatnya berjalan kaki selama kira-kira 30 menit.
Ketika presiden bergerak, diputuskan bahwa polisi akan menutup jalan sebelumnya.
Komandan Angkatan Darat meminta maaf kepada Presiden Jokowi dan yang lainnya, namun penyebab kemacetan tidak diketahui.
Baca: Dinilai Membuat Umat Agama Lain Tersinggung, Eggi Sudjana dilaporkan ke Polda Metro Jaya.
Baca: Ketahuan Meski Sudah Putus, Ternyata Luna Maya Masih Suka Kepoin Ariel Noah.Ini Buktinya
"Presiden Jokowi merupakan presiden pertama yang berasal dari orang biasa dan terkesan ramah olah banyak orang. Namun kasus tersebut oleh pandangan beberapa orang menyatakan bahwa polisi telah melecehkan angkatan bersenjata (TNI)," tulis Asahi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar