CARI HOTEL/TIKET PESAWAT/KERETA API MURAH DAN PROMO!

Pegipegi

Selasa, 13 September 2016

Tingkah Heboh Sapi Jelang Kurban: Stres, Ngamuk, Robohkan Warung

Liputan6.com, Bojonegoro - Selalu ada cerita lain di balik ibadah kurban saat Idul Adha. Pada pelaksanaan kurban pada Senin 12 September 2016, aksi heboh hewan-hewan yang akan dikurbankan, khususnya sapi sempat menghambat pelaksanaan ibadah.

Di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, seekor sapi yang akan disembelih untuk kurban di Masjid Al Islah harus diangkat dengan truk derek karena masuk sungai desa setempat.

Pengurus Masjid Al Islah Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, Rahmad menjelaskan, sapi hitam itu lepas ketika diturunkan dari truk selepas Magrib.

Ketika itu, kata dia, ada tiga pekerja yang menurunkan sapi yang dibawa dengan truk dari Kecamatan Sukosewu di depan Masjid Al Islah. "Saat diturunkan dari atas truk, sapi itu lepas kemudian masuk perkampungan," ujar Rahmad, dilansir Antara.

Tiga pekerja dengan dibantu pengurus Masjid Al Islah dan warga, berusaha menangkap sapi yang berlarian masuk perkampungan, tapi tidak berhasil.

"Tidak ada warga yang menjadi korban sapi yang lepas. Untungnya kemudian masuk sungai. Kalau tidak masuk sungai kami akan kesulitan menangkapnya," kata dia.

Melihat ada sapi masuk sungai, warga sekitarnya berdatangan. Selain ikut menyaksikan, mereka juga membantu mengangkat sapi dari sungai itu dengan mendatangkan kendaraan truk derek milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat.

Upaya mengangkat sapi dengan truk derek berlangsung dua jam lebih, sebelum akhirnya sapi berhasil diangkat ke daratan.

Seorang pengurus Masjid Al Islah lainnya, Ujik menambahkan, kemungkinan sapi kurban yang lepas itu dalam kondisi stres.

"Mungkin sapinya stres dalam perjalanan dibawa dari tempatnya ke sini pula," tutur Ujik.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro Sugiharti S Rahayu sebelumnya menjelaskan, persyaratan penyembelihan hewan kurban, baik sapi, domba, kambing harus sehat dan halal.

Dengan demikian, kata dia, hewan kurban yang dalam keadaan sakit atau menderita tidak layak untuk disembelih.

"Pengertian halal, yaitu tata cara penyembelihan berdasarkan ketentuan agama Islam," ujar Sugiharti.

1 dari 2 halaman




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Heboh Juga

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search